“Plagiarisme sebagai pelanggaran UU Hak Cipta, Plagiarisme sebagai Pelanggaran Etika”

Menurut pendapat saya Plagiarisme sudah pasti melanggar UU Hak Cipta dan melanggar etika. Plagiarisme atau yang sering kita sebut plagiat adalah penjiplakan atas karya orang lain dan mengatasnamakan karya yang sudah ditiru itu oleh si pelaku plagiat, atau yang sering kita sebut Plagiator. Plagiarisme sudah pasti merupakan tindak pidana, sebagaimana tercantumnya dalam UU No.19 Tahun 2002. Dalam Undang – undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1). Tindak plagiarisme juga melanggar etika, kenapa? Karena tindakkan itu tidak terpuji dan sangat menyebalkan, bukan begitu? Bayangkan saja, buah pemikiran kita yang mungkin kita berpikir keras untuk itu selama beberapa waktu dan seketika diambil tanpa izin atau tanpa sepengetahuan kita dan diatasnamakan oleh orang lain.

Bagaimana solusinya? Menurut saya dengan adanya materi pelajaran di setiap sekolah/universitas tentang UU Hak Cipta serta mendiskusikan dan mempelajarinya dalam suatu kelompok diskusi mungkin akan meningkatkan tingkat keperdulian mereka tentang bagaimana seharusnya menghargai buah pemikiran/karya orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s